Tasikzone.com – Hi Look Bergerak bersama Warung Makan Gratis (WMG) Sijum Tasikmalaya menyalurkan bantuan logistik untuk para korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah dan wilayah Takengon, Aceh. Rombongan relawan diberangkatkan dari Tasikmalaya, Jawa Barat, dan melanjutkan perjalanan melalui penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Rembele, Bener Meriah, Aceh.
Total bantuan yang telah dikirimkan mencapai 7 ton, sementara sekitar 3 ton bantuan tambahan masih dalam proses pengiriman dan diperkirakan akan terus bertambah. Bantuan tersebut terdiri atas 2 ton beras, 750 paket pakaian dan perlengkapan ibadah, 5.000 mushaf Al-Qur’an, bahan makanan, makanan ringan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Seluruh bantuan dihimpun melalui gerakan sosial penggalangan donasi yang melibatkan berbagai donatur di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. Logistik tersebut akan disalurkan ke sejumlah daerah terdampak banjir dan longsor di Bener Meriah dan Takengon, Aceh Utara, serta wilayah sekitarnya.
Selain pendistribusian logistik, Warung Makan Gratis Sijum juga akan membuka dapur umum selama kurang lebih 10 hari di Posko Mandale, yang beralamat di Jalan Dua Jalur Mandale, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Dari posko tersebut, relawan akan menjangkau wilayah-wilayah terdampak di Bener Meriah dan sekitarnya.
“Alhamdulillah, kami dapat mengirimkan bantuan logistik untuk saudara-saudara kita di Bener Meriah dan Takengon. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban bencana,” ujar Emak Alia, perwakilan Warung Makan Gratis Sijum.
Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 1.182 korban jiwa hingga 9 Januari 2026, serta memaksa ratusan ribu warga mengungsi. Pemerintah setempat masih menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 22 Januari 2026.
Bantuan yang disalurkan oleh Hi Look Bergerak dan WMG Sijum difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban di wilayah Bener Meriah, Takengon, dan daerah sekitarnya. Diharapkan, dukungan logistik tersebut dapat membantu keberlangsungan hidup para pengungsi sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia