Home / Kab. Tasikmalaya / Prioritaskan Keselamatan Warga, Posko Bencana Tapal Kuda Jadi Kunci Respons Cepat Lintas Instansi
IMG-20251106-WA0018

Prioritaskan Keselamatan Warga, Posko Bencana Tapal Kuda Jadi Kunci Respons Cepat Lintas Instansi

Tasikzone.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya mendirikan Posko Siaga Bencana di kawasan Tapal Kuda, Kecamatan Salawu, Kamis siang (6/11/2025).

Hal ini sebagai upaya dalam Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah selatan Jawa Barat.

Posko yang berada di jalur provinsi tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan penanganan bencana, seperti perlengkapan evakuasi, alat pemotong kayu, tenda darurat, kendaraan taktis, serta alat berat untuk mendukung penanganan darurat di wilayah rawan longsor.

Selain itu, personel siaga dari berbagai instansi juga ditempatkan di posko tersebut.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah mengatakan, pendirian posko ini merupakan langkah antisipatif yang dilakukan secara terpadu oleh pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

“Benar, ini bentuk kesiapsiagaan bersama antara Pemkab Tasikmalaya, Polres, dan TNI dalam mengantisipasi potensi kebencanaan. Posko ini menjadi pusat koordinasi bersama dalam penanganan bencana, termasuk penguatan logistik dan ketersediaan alat berat,” ujar Haris.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam mempercepat respons terhadap bencana. Selain Polres dan Pemkab, BPBD, Basarnas, TNI, serta relawan juga telah disiagakan di sejumlah titik rawan di Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA   Tidak Ada Perhatian Dari Pemerintah, Jalan Penghubung Kampung Pajagan Kelurahan Cigantang Sering Amblas

“Kami tentu tidak berharap bencana terjadi, tetapi kesiapan harus tetap dilakukan agar penanganan bisa cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi turut meninjau langsung kesiapan posko tersebut. Ia memastikan seluruh peralatan dan personel siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan bencana alam, terutama di kawasan Salawu dan daerah sekitar yang dikenal rawan longsor dan banjir.

Dalam keterangannya, Asep menegaskan bahwa Kabupaten Tasikmalaya termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di Jawa Barat, menempati urutan ketiga setelah daerah lain di provinsi ini.

“Bencana alam bisa terjadi kapan saja, apalagi di tengah kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang. Karena itu, kesiapan menjadi sangat penting untuk memastikan keselamatan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan,” kata Asep.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Forkopimda akan terus memperkuat langkah mitigasi dan koordinasi lintas sektor guna menekan risiko bencana di wilayahnya. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *