Home / Kab. Tasikmalaya / Tidak Diakui Pemerintah Daerah, Penyuluh Kabupaten Tasik Mengeluh
IMG-20180424-WA0001

Tidak Diakui Pemerintah Daerah, Penyuluh Kabupaten Tasik Mengeluh

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com-Perhimpunan penyuluh pertanian indonesia (Perhiptani) Kabupaten Tasikmalaya selenggarakan Hari jadi, senin (23/4/2018) di gedung Pendopo Singaparna.

disela kegiatan acara tersebut Endang Rustandi ketua pelaksana menjelaskan tujuan diadakannya acara ini tiada lain untuk menjalin tali silaturahmi antara seluruh penyuluh pertanian yang ada di kabupaten ini, selain itu kami ingin memperlihatkan bahwa kami ada dan hadir di tengah tengah masyarakat.

“kami semua selama ini kurang di kenal di lapangan padahal karya kami ada kiprah kami selalu hadir di tengah masyarakat, kerja kami nyata untuk meningkatkan maslah pertanian yang menyebabkan kesejahtraan bagi para petani”ungkap endang

Lanjut Endang, kerja penyuluh selalu ada akan tetapi ironisnya kami semua tidak di ketahiu oleh pemerintah daerah padahal kita semua kerja habis habisan untuk meningkatkan kesejahtraan para petani yang ada di kabupaten ini. “meskipun tenaga penyuluh pertanian jumlahnya cuma ada 265 orang, tetapi kami semua selau bergerak dan bergerak untuk kesejahtraan para petani”jelasnya

Para penyuluh berharap kepada pemangku kebijakan di Kabupaten ini agar memperhatikan para penyuluh semua. Penyuluh selama ini hanya mendapatkan tunjangan kinerja sebesar Rp.400 perbulannya itu tidak ada klasifikasi semua di pukul rata, dan kantor tempat penyuluh bekerja mohon di legalkan oleh pemerintah. Karena selama ini balai penyuluh pertanian (BPP) belum mempunyai payung hukum.

“BPP sangat penting karena bisa dijadikan tempat perkumpulan para petani tempat sharing, tempat rapat para petani, pokonya banyak manpaatnya. semoga dengan adanya hari jadi ini pemerintah lebih memperhatikan nasib kami semua “harapnya.(pih)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *