Home / Organisasi / PMII STAI Tasikmalaya Adakan Pelatihan Kader Dasar
PMII STAI Tasikmalaya Adakan Pelatihan Kader Dasar

PMII STAI Tasikmalaya Adakan Pelatihan Kader Dasar

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com-proses pendidikan adalah suatu tindakan sadar yang dilakukan manusia dalam rangka melakukan tranformasi sosial dan budaya yang telah ada. Upaya ini dilakukan dari generasi ke generasi, sehingga antar generasi terjadi kesinambungan atas nilai-nilai pergerakan yang sudah dicita-citakan.

Maka, untuk menuju ke arah terwujudnya kader yang diidealkan, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia STAI Tasikmalaya mengaktualkan konsep yang mengacu pada AD/ART PMII (MUSPIMNAS 2015), PO PMII, NDP PMII, Program Kerja Kepengurusan Angkatan 28, Pancasila dan UUD 1945, bahwa pengkaderan harus digarap secara cermat, teliti, rinci dan komprehensif, yaitu dengan mengusung tema; “Reaktualisasi Pergerakan Tajam Nalar Peka Rasa”, pada kegiatan; _Pelatihan Kader Dasar (PKD)._

Disisi lain, acara ini juga dibuat se-maksimal mungkin, menggembleng para kader lokal yang nantinya bergelar mujtahid. Karena disadari atau tidak, Kota Tasikmalaya saat ini sangat minim kader yang benar-benar mau dan mampu, kader yang loyal, kader yang berprinsip bahwa PMII adalah organisasi non profit (tidak memberi keuntungan apapun), kader yang berprinsip kepada ilmu bukan untuk ilmu melainkan ilmu untuk pengabdian, kader yang mengedepankan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi, kader yang tidak akan pernah selingkuh dengan kekuasaan, kader yang dapat memanusiakan manusia nantinya, dan kader yang berparadigma kritis serta berbudi luhur. Maka dari itu, tujuan PKD ini yakni merawat komitmen, yang artinya, bagaimana kemudian kita ‘happy’ di organisasi, kita menemukan jati diri di organisasi, alias tidak melulu atas penggerusan bahwa di PMII harus sama seperti yang sudah sudah.

Pula acara ini mendapat dukungan dari mahasiswa berbagai kota dan kalangan, yang mana kebetulan dahulu teman-teman dari ketua panitia pelaksana semasa di Gontor, seperti HMI cabang Goa, TNI AD (Poso), PMII Yogyakarta, Jombang, Kediri, Surakarta, DPC GMNI Pasuruan, Duta Kampus Universitas Pasundan Bandung, dan lain-lain (cek instagram @pmiistaitasik)

“Mana yang benar; merdeka! atau merdeka?, kader militan atau kader karbitan?, bangkit melawan atau bangkit menawan?”, ujar Mugi Laksono, selaku Ketua Pelaksana pada penutupan acara tersebut. Gedung MUI Kota Tasikmalaya, 30 Desember 2018.(rls)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *