Home / Pendidikan / Paper Mahasantri Ma’had Aly Idrisiyyah Terpilih di Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 1
IMG-20181014-WA0037

Paper Mahasantri Ma’had Aly Idrisiyyah Terpilih di Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 1

Tasikzone.com-Dalam rangka road to Hari Santri Nasional 2018, Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Muktamar Pemikiran Santri Nusantara yang diselenggarakan di Pesantren Krapyak DI Yogyakarta 10-12 Oktober 2018 dan diikuti oleh 36 Ma’had Aly Seluruh Indonesia.

Kegiatan “Muktamar Pemikiran Santri Nusantara I” ini meliputi tiga kegiatan yaitu Call Paper (ajang presentasi pemikiran mahasantri), Temu Mahasantri, dan Silaturahim Nasional Asosiasi Ma’had Aly Indonesia.

Paper karya salah satu Mahasantri Putri Ma’had Aly Idrisiyyah Siti Nur Iffah Kamila Dewi yang akrab siapa Dewi dengan Judul “Pesantren berbasis tasawuf sebagai sistem pembelajaran unggulan pada pendidikan pesantren di era VUCA” adalah salah satu paper dari 172 paper yg lolos seleksi dari total 1.295 keseluruhan karya yang mengikuti seleksi dan berkesempatan mempresentasikan hasil karyanya

Ust Asep Deni, M.Pd selaku Mudir Ma’had Aly Idrisiyyah menyampaiakan “Alhamdulillah di tahun pertama Ma’had Aly Idrisiyyah resmi dan di akui Kemenag RI bisa langsung berpartisipasi di acara Muktamar ini, kami mengikuti semua sub kegiatan seperti kegiatan Call Paper, Alhamdulillah karya mahasantri idrisiyyah Siti Nur Iffah Kamila Dewi salah satu yang lolos seleksi, kami juga mengirimkan dua orang mahasantri putra dalam kegitan temu mahasantri yaitu Ibnu Thoriq Al Jibal dan Miftah Farid, dan kegiatan Silatnas Asosiasi Ma’had Aly Indonesia yang diwakili oleh saya dan Ust. Adang Nurdin, M.Pd dan kami juga berkesempatan audiensi langsung dengan menteri agama terkait RUU pesantren dan pendidikan keagamaan”

Siti Nur Iffah Kamila Dewi Mahasantri Idrisiyyah yang karya papernya terpilih menyampaikan “ Alhamdulillah paper saya terpilih dan mudah – mudahan karya ini bermanfaat, dalam paper ini saya menyampaikan pola atau sistem pendidikan tasawuf yang diterapkan di pesantren Idrisiyyah yang menurut saya sangat efektif di era VUCA ini, karena sistem pendidikan tasawuf dalam pelaksanaannya mengedepankan penyadaran kepada peserta didik sehingga peserta didik berubah atas kesadaran dan kemauannya sendiri bukan karena paksaan”

Ust Adang Nurdin, M.Pd selaku direktur operasional Tarekat Idrisiyyah sekaligus perwakilan Ma’had Aly Idrisiyyah dalam kegiatan Silatnas Asosiasi Ma’had Aly Idrisiyyah berharap melalui kegiatan – kegiatan seperti ini menjadi motivasi untuk para mahasantri Idrisiyyah untuk meningkatkan budaya literasi dan penelitiannya. Dan beliaupun menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya paper Dewi.(rls)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *