Home / Sosial & Budaya / Miliki 2000 Calon Donor Mata, Desa Tenjowaringin Deklarasikan Menjadi Desa Siaga Donor Mata
IMG-20181231-WA0002

Miliki 2000 Calon Donor Mata, Desa Tenjowaringin Deklarasikan Menjadi Desa Siaga Donor Mata

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com-Antusiasme masyarakat Desa Tenjowaringin untuk mendaftar sebagai calon anggota donor mata sangat begitu tinggi. Dari sekitar 5600-an warganya, 2.000 diantaranya merupakan calon donor mata.

Spirit yang mendorong banyaknya calon pendonor mata di Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya ini adalah rasa kepedulian sosial yang tinggi. Tak hanya terkait donor mata, di Desa ini juga menjadi salah satu lumbung darah di Kabupaten Tasikmalaya.

Melihat potensi yang sangat besar tersebut kami membentuk Keluarga Donor Mata (KDM) Desa Tenjowaringin pada tahun 2016, hingga sekarang 13 orang kornea matanya sudah terambil. Dan pada hari Minggu, 30 Desember 2018 di deklarasikan sebagai Desa Siaga Donor Mata bertempat di Lapangan Panenjoan, Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya

Donor kornea mata dimasyarakat pada umumnya masih tabu, padahal kegiatan penggalangan donor kornea mata dilandasi dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), 13 Juni 1979. “Seseorang yang semasa hidupnya berwasiat akan menghibahkan kornea matanya sesuaah wafatnya, dengan diketahui dan disetuji dan disaksikan oleh ahli warisnya, wasiat itu dapat dilaksanakan dan harus dilaksanakan oleh ahli bedah”, yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI K.H Syukri Ghozali

Secara statistik jumlah calon donor mata yang terdaftar di Bank Mata Indonesia sangat rendah sekali apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Sementara itu, jumlah orang yang mengalami kebutaan di Indonesia sekitar 3,5 juta orang

Deklarasi Desa Siaga Donor Mata merupakan ikhtiar kami untuk mengkampanyekan donor kornea mata dan membuat harum nama Kabupaten Tasikmalaya.

Karena dengan deklarasi tersebut, Desa Tenjowaringin menjadi Desa dengan calon pendonor mata terbanyak se-Indonesia.

Kami juga berharap di Tasikmalaya bisa ada Bank Mata, yang nantinya akan mempermudah pengambilan kornea mata dan tidak banyak memakan waktu. Karena sekarang pengambilan kornea mata masih dilakulan oleh Tim Mata dari Bandung. ( *Humas Keluarga Donor Mata Tasikmalaya, Usama Ahmad Rizal* )

Ketua Bank Mata Jawa Barat, Dr. Alma Lusiyati menjelaskan sosialisasi ini perlu terus dilakukan termasuk deklarasi desa siaga donor mata ini meruapakan kabar baik bagi bank mata Jawa Barat dan umumnya bagi saudara-saudara yang sangat membutuhkan.

Kebutuhan untuk kornea mata sejauh ini yang sudah terdaftar siap menerima donasi kornea mata ada sebanyak 794 yang terdaftar di RS Cicendo.

Sejauh ini pendonor mata dalan negeri masih kecil angkanya, untuk memenuhi kebutuhan masih bergantung pada pendonor luar negeri.

Sementara itu, Duta Donor Mata, Eddi Brokoli mengatakan jadi manusia jangan hanya berguna bagi dirinya sendiri namun harus berguna bagi orang lain.

Edi memiliki misi mensosialisasikan pentingnya berbagi dengan sesama. Menurutnya pendonor mata sangatlah mulia karena dengan keikhlasan bisa membantu orang yang membutuhkan menjadi bisa melihat terangnya dunia.

Untuk itu, ia mengajak bagi siapa yang sudah punya niat untuk mendonorkan matanya, langsung saja mendaftar.

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *