Home / Peristiwa / Ketua DPRD Sepakati Tuntutan Mahasiswa
IMG-20220411-WA0073

Ketua DPRD Sepakati Tuntutan Mahasiswa

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com-Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tasikmalaya berlangsung kondusif di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (11/4/2022).

Ribuan mahasiswa tumpah sebagai bentuk solidaritas dan dukungan untuk masyarakat yang terdampak kebijakan pemerintah yang mencekik rakyat.

Berbeda dengan aksi sebelumnya, kali ini massa gabungan dari berbagai kampus itu tidak bisa masuk ke kantor dewan, karena disepanjang kantor dipasang kawat berduri.

Alhasil jalanan pun menjadi tempat bagi mereka untuk berorasi, menyuarakan kegelisahan-kegelisahan yang dirasakan oleh masyarakat.

Mulai dari minyak goreng, kenaikan harga BBM, penolakan perpanjangan masa jabatan presiden dan wacana penundaan pemilu.

Mereka menuntut pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya untuk menandatangani nota kesepakatan bersama dan menindaklanjuti hasil aksi tersebut ke DPR-RI dan Pemerintah Pusat.

Sebelum Ketua DPRD naik ke atas podium, massa aksi sempat melakukan aksi bakar ban di tengah jalan sebagai tanda perlawanan dari mereka.

BACA JUGA   Peringati HUT RI Ke 73, PKH Bojonggambir Gelar Berbagai Kegiatan

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, SH., dipersilahkan untuk naik ke atas podium untuk menandatangani dan membacakan isi dari nota kesepakatan tersebut.

Berikut nota kesepakatan yang ditandatangani dan dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Tasikmalaya:

1. Mendesak Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintah untuk mengeluarkan statemen secara langsung terkait perpanjangan masa jabatan Presiden 3 periode dan menolak keras perihal penundaan pemilu.

2. Melakukan pernyataan sikap kepada DPR RI untuk menolak keras terhadap amandemen pasal 7 UUD 1945.

3. Mengeluarkan pernyataan sikap kepada DPR RI untuk mencabut aturan pada tanggal 1 April 2022 perihal kebijakan kenaikan BBM

4. Mendesak pihak terkait untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan harga bahan pokok di masyarakat, dan

5. Mengecam keras terhadap tindakan refresif aparat kepada aktivis di berbagai wilayah. (Malby)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *